headerphoto

Nielsen Indonesia: Masyarakat Desa Pilih Belanja di Minimarket

Nielsen Indonesia: Masyarakat Desa Pilih Belanja di MinimarketVIVAnews - Masyarakat perdesaan perlahan mulai mengalihkan kebiasaan belanja dari pasar tradisional ke sejumlah minimarket yang kini memang banyak menjamur hingga ke pelosok daerah.

Nielsen Indonesia mencatat belanja rumah tangga masyarakat perdesaan di minimarket selama 2010 naik 36 persen dari segi kunjungan. Sementara itu, total nilai belanja juga meningkat 87 persen dibanding kondisi pada 2007.

"Kunjungan ke pasar moderen rumah tangga perdesaan paling banyak disumbangkan minimarket," kata Direktur Consumer Panel Service Nielsen Indonesia, Lim Soon Lee, dalam keterangan pers Perilaku Belanja Rumah Tangga di kantornya, Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa, 1 Maret 2011.

Hasil survei Nielsen menunjukkan rata-rata masyarakat perdesaan mengunjungi minimarket sebanyak 11 kunjungan per bulan. Rata-rata belanja yang dikeluarkan tercatat sebesar Rp4.000 per kunjungan.

Total belanja yang dikeluarkan masyarakat perdesaan untuk belanja di minimarket mencapai Rp465 ribu atau naik 87 persen dibandingkan kondisi 2007 yang hanya Rp250 ribu.

Sebagai informasi, survei Nielsen tersebut menggunakan panel data 4.550 rumah tangga yang mencakup 25 juta jiwa di lima kota besar dan daerah perdesaan di Pulau Jawa.

Kendati banyak berbelanja di minimarket, Nielsen masih menganggap perdagangan tradisional seperti pasar dan toko memainkan peran utama belanja barang konsumen yang cepat perputarannya (fast moving consumer goods/FMCG).

Kondisi itu terlihat dari hasil survei yang menunjukkan 81 persen rumah tangga perdesaan masih bertransaksi melalui pasar atau toko. "Biasanya warung dan toko berada dekat tempat tinggal, sehingga tak perlu banyak usaha untuk mencapainya. Dan, barang yang dibeli umumnya kebutuhan saat itu," ujar Soon.

Kondisi itu berbeda dengan masyarakat di perkotaan yang transaksi belanja rumah tangga dilakukan melalui berbagai cara. Hasil survei menunjukkan masyarakat perkotaan yang masih memilih berbelanja di pasar tradisional menguasai 52 persen rumah tangga. Sementara itu, sisanya atau 48 persen memilih berbelanja di pasar moderen seperti minimarket, hypermarket, dan supermarket.

Soon memperkirakan kondisi tersebut tidak terlalu berubah tahun ini. Sebab, dalam dua bulan pertama 2011, tren pertumbuhan menunjukkan kondisi yang sama dengan 2010. (art)
• VIVAnews

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Share this :



Berita "Bisnis dan Ekonomi" Lainnya

 
 

Random Links

gadget

View : 182 x hits
Join : 17-Nov-2011 19:01:02

Statistik Situs

Visitors :161418 Org
Hits : 319603 hits
Month : 2332 Users
Today : 236 Users
Online : 7 Users

Forum

Posting Baru

The History of Corruption in Central Government (oleh: admin)
Ngetik Capcha Menghasilkan Dolar $0.5 - $2 (oleh: mrcrusher)
Kumpulan buku Dr.Yusuf Al-Qardhawi (oleh: admin)
TUTORIAL LENGKAP BIKIN WEB GRATIS (oleh: admin)
Magic dan misteri di Tibet (oleh: admin)

Balasan Baru

Ngetik Capcha Menghasilkan Dolar $0.5 - $2 (oleh: admin)

Forum

Pesan Singkat

Tetangga Madiun


setio dewo / sisfo

setio dewo / sisfo


Soal Latihan CPNS


tabloid benar / madiun

Seo Indikator

Powered by PrMania.Net Web Directory Active Search Results
Free Search Engine Submission
monitoring

Cuaca