Dahlan Iskan Kumpulkan 12 Dirut BUMN "Engineering"

Madiun - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan
mengumpulkan sebanyak 12 direktur utama BUMN yang bergerak di bidang
"engineering" atau teknik di Kantor PT Industri Kereta Api (INKA) di
Kota Madiun, Jumat.
Pertemuannya dilakukan Jumat malam
setelah acara ramah tamah di Pondok Sabilul Muttaqin (PSM) di Kecamatan
Takeran, Kabupaten Magetan, yang merupakan kampung halaman Dahlan Iskan.
Rombongan kembali dari Magetan ke Kantor PT INKA untuk membahas
kebijakan BUMN di bidang teknik.
"Pertemuan ini bertujuan
untuk merumuskan industri apa yang dapat dikerjakan secara bersama-sama
di lingkungan BUMN yang bergerak di bidang teknik. Sebab saya menilai,
jika bersatu, kita bisa membuat saja. Kita bisa membuat kereta api, bisa
membuat mobil, membuat "busway", dan lainnya lagi," ujar Dahlan Iskan
kepada wartawan.
Menurut dia, pada pertemuan tersebut
dihadiri sebanyak 25 orang yang terdiri dari 12 direktur utama BUMN dan
para petinggi BUMN lainnya.
Dimana dari 12 direktur utama
tersebut terdapat tujuh direktur utama BUMN yang memiliki kaitan
langsung dengan bidang teknik. Di antaranya adalah PT Industri Kereta
Api (INKA), PT Kereta Api (KA), PT Dirgantara Indonesia, dan PT Barata
Indonesia.
"Rapat ditargetkan selesai malam ini. Kalau
tidak selesai akan dilanjutkan besok pagi," tutur Mantan Direktur Utama
PLN ini.
Dalam rapat ini pihaknya juga ingin memberi
pengarahan guna pembenahan dari sisi manajerial BUMN di sektor atau
bidang teknik.
Dalam kunjungannya di Kantor PT INKA, Dahkan
Iskan sebelumnya juga menyempatkan diri mengendarai mobil GEA yang
diproduksi oleh INKA. Menurut Dahlan Iskan, mobil GEA belum bisa begitu
saja dikembangkan menjadi mobil nasional karena perlu riset pasar dan
uji coba pasar untuk memproduksinya secara besar-besaran.
"Pertemuan malam ini juga membahas soal itu (mobil GEA). Makanya kita lihat dulu hasil kajiannya seperti apa," kata Dahlan.
Sementara, Kordinator Hubungan Masyarakat PT Industri Kereta Api,
Fathor Rasyid, menyatakan, hingga pukul 21.30 WIB, rapat masih
berlangsung.
"Rapat berlangsung tertutup. Kami belum dapat
memberikan informasi secara langsung karena pertemuan belum selesai.
Besok pagi saja langsung ke Bapak Dahlan," ujar Rasyid saat dihubungi.
(*)
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF










Visitors :161438 Org
Hits : 319639 hits
Month : 2332 Users